Berita

4 Siswa SMP Islam Dian Didaktika Dilantik Menjadi Pramuka Garuda

Berita / 06 Apr 2022

4 Siswa SMP Islam Dian Didaktika Dilantik Menjadi Pramuka Garuda


Dian Didaktika - Depok. Empat siswa SMP Islam Dian Didaktika yang sangat fasih menggunakan bahasa asing dilantik menjadi Pramuka Garuda pada Kamis, 25 Maret 2022 di Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Depok.


Keempat siswa tersebut adalah Alvaro Hadimulya, Drian Fadghammanan Romdoni, Fathan Arrumy Ruzash dan Muhamad Satria Arga Mahadika.  Mereka adalah empat dari 49 siswa yang berhasil lolos seleksi tahap 2 pemilihan Pramuka Garuda yang  dilaksanakan pada saat perkemahan garuda pada tanggal 5-6 Maret lalu di Buperta Cibubur, Kempi 1.


Diki Wahyu sebagai Pembina Pramuka Penggalang SMP Islam Dian Didaktika pada saat pelantikan Pramuka Garuda mengatakan bahwa untuk lulus menjadi Pramuka Garuda, maka ada tiga persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu telah menyelesaikan SKU tingkat Penggalang Terap, memiliki Tanda Kecakapan Khusus (TKK) untuk Pramuka Penggalang, dan dapat berkomunikasi menggunakan salah satu bahasa internasional.


“Alhamdulillah keempat siswa SMP Islam Dian Didaktika dapat dengan fasih berdiskusi dengan dewan juri menggunakan Bahasa Inggris saat wawancara, bahkan Ananda Muhamad Satria Arga Mahadika memperkenalkan diri dengan menggunakan bahasa Jepang”, terang Diki.


Pramuka Garuda adalah seorang Anggota Muda Gerakan Pramuka yang telah mencapai kecakapan dan penghargaan tertinggi pada masing-masing jenjang pendidikan melalui kepramukaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program WOSM (World Organization of Scout Movement) yang memiliki komitmen untuk membuat dunia lebih baik melalui kepramukaan.


Tujuan dari Pramuka garuda adalah mencetak insan yang bertakwa kepada Tuhan YME, Berwawasan kebangsaan dan cinta tanah air serta memiliki kecakapan hidup.


“Pramuka Garuda juga merupakan tradisi para pejuang Indonesia. Salah satu pejuang yang berhasil meraih predikat Pramuka Garuda adalah Bung Tomo”, lanjut Diki.

 

Seleksi Pramuka Garuda dimulai dengan seleksi berkas pada Agustus 2021 sampai dengan September 2021. Verifikasi dimulai pada bulan Oktober, karena pandemi kegiatan penilaian mundur hingga Februari 2022. Penilaian tahap 1 dilaksanakan pada tanggal 27 Februari dimana seleksi berkas dilaksanakan secara daring. Seleksi ini diikuti oleh hampir 200 peserta.


“Semoga peserta didik kita dapat mewarisi semangat juang para pahlawan”. tutup Diki. (rimeya)