SMP ISLAM DIAN DIDAKTIKA MENGUKIR PRESTASI DI AJANG GLORIFF 2018

Kategori: Berita Kegiatan SMP Dibuat: 10 April 2018
Ditulis oleh Admin Web Dilihat: 239

smp1smp2

smp3

smp4

Cibubur, 24 Februari 2018. SMP Islam Dian Didaktika kembali mengukir prestasi di ajang festival film yang diadakan oleh SMP Global Mandiri Cibubur. Dalam kesempatan ini tim yang diwakili ekstra kurikuler Broadcast ini meraih gelar yang tertinggi (The Best  Movie).  Raihan ini merupakan yang ketiga kalinya dalam tiga kali tim broadcast mengikuti ajang festival film ini. Selain meraih gelar tersebut film yang berjudul “Pong” ini juga meraih The Best Cameraman dan The Best Editing.

Dalam ajang Global Mandiri Film Fistival ini peserta melalui tahapan workshop yang diadakan pada 20 Januari 2018. Pada workshop ini para peserta dikelompokkan dan mendapatkan materi acting, cameraman, producing, editing dan script writing. Setelah melalui workshop para peserta membuat film yang dilombakan dan harus sudah dikumpulkan pada 22 Februari 2018.

Ekstrakurikuler Broadcast kemudian menyusun tim produksi yang diwakili oleh kelas 7. Pada kesempatan ini yang menjadi tim produksi antara lain:

  1. Sutradara: Letazkya Marvella Satria
  2. Asisten Sutradara: Aurellia Firstnadil
  3. Produser : Arazzy Shafa Nirwasta
  4. Penulis Naskah: Fayanna Alisha Davianny
  5. Cameraman: Muhammad Nadhif R Ikhsan dan Salwa Fudhla Harjanto
  6. Artistik: Raaken Dendra A Widodo, Nadya Azzahra Tampatty, Alif Widhayadana Hartiyanto, dan Trista Gema Sayyidina
  7. Editor: Salwa fudhla Harjanto
  8. Pemain: Bonnie Zalfaa Auliana, nabila Prisanty, Arazzy Shafa Nirwasta, Muhammad Nadhif R Ikhsan, Raken Danendra A. Widodo, Salwa Fudhla Harjanto, Alif Widhayadana hartiyanto, Dendra bagas, Rifky habibie Baihaqi, dan Muhammad Nabil Darmawan

Film “Pong” merupakan film kedua yang dibuat oleh tim ini. Film ini bercerita tentang 5 kekuatan yang dimiliki oleh bangsa kita berupa Pancasila yang akan menyelesaikan masalah laten yang dihadapi Indonesia. Masalah laten ini antara lain komunisme, kemiskinan, narkoba, korupsi dan hoax. Dalam film ini mencoba memotret kondisi saat ini yang   menampilkan hoax telah mengalahkan semua sendi-sendi bangsa ini. Hoax bahkan mampu mengalahkan semua sila-sila yang ada dalam Pancasila, kecuali “Persatuan”.

Pada 24 Februari 2018 para peserta mempresentasikan hasil produksinya di depan juri, para peserta lain, dan tamu undangan. Dalam kesempatan ini terdapat 10 sekolah yang terdiri atas Sekolah Global Mandiri Cibubur, Sekolah Global Mandiri Jakarta, SMP Islam Dian Didaktika Depok, SMPN 3 Gunung Putri Bogor, SMP Salman Al Farisi Bandung, SMP Tugasku Jakarta, Sekolah Anak Indonesia Sentul, Singapore International School Pondok Indah Kapuk Jakarta, SMP Labschool Kebayoran Jakarta, dan SMPN 147 Jakarta.

Film yang dilombakan sebanyak 12 Film yang kemudian memperebutkan 10 kategori yang terdiri dari Best Director, Soundtrack, Script Writer, Poster, Film Editing, Cameraman, Actor in Leading Role, Actress in  Leading Role, Actress In a Supporting Role dan yang menjadi kebanggaannya The Best Movie.

Pada kesempatan ini yang bertindak sebagai juri antara lain Dies Krisdiono (Sutradara), Doddy (Cameraman), Rico (Net TV), Afifah (Actress) dan Dea Rizkita (Miss Grand Indonesia 2017). (AK)

 

Twitter icon

Follow @ddidaktika on Twitter

Loading..

Galeri Foto