Beranda / Mutiara Kehidupan / Iman dan Harapan

Iman dan Harapan

iman 26-February-2014



Orang yang beriman kepada Allah adalah orang yang kuat batin atau jiwanya. Karena kekuatan batinnya, seorang yang beriman tidak pernah gentar menghadapi hidup dan kehidupan yang penuh dengan berbagai cobaan. Kekuatan batin orang yang beriman diperoleh karena keyakinan dan harapannya kepada Allah SWT. Orang beriman, ia yakin bahwa Allah selalu menyertainya, seperti firman-Nya: 

Dia (Allah) beserta kamu dimanapun kamu berada, dan Allah Maha Teliti akan segala sesuatu yang kamu kerjakan (QS. Al Hadid (57): 4) 

Oleh karena itu, dengan tawakal (menyandarkan diri) kepada Allah, seorang yang beriman yakin bahwa ia tidak akan maju sendirian dalam menghadapi tantangan atau cobaan hidup ini. Keyakinan ini pula yang menimbulkan optimisme dalam menghadapi kehidupan.

Lebih jauh, seorang yang beriman memiliki harapan yang jauh, yang menjangkau akhirat, yaitu harapan untuk berjumpa dengan Allah, harapan untuk menjangkau surga-Nya Allah, segala sesuatu tentu saja tergantung kepada amal kebaikan yang kita laksanakan di dunia ini.

Harapan inipun menjadi motivasi bagi orang yang beriman untuk bekerja keras, berjihad di jalan Allah, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.

Dalam hubungan ini Allah SWT berfirman:

“Barangsiapa berharap bertemu dengan Tuhannya, Maka hendaklah ia berbuat baik, dan hendaklah ia beribadah kepada Tuhannya, ia tidak memperseku tukan-Nya dengan sesuatu apapun.". (QS. Al Kahfi (18) : 110)

Dalam ayat yang lain Allah berfirman:

“Maka mereka berkata: "Tuhan Kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka Malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu".

(QS. Fushilat (41):30)

Yang menjadi masalah adalah bagaimana agar harapan-harapan itu menjadi kenyataan.

Harapan untuk berjumpa dengan Allah, harapan untuk menjangkau surga-Nya Allah, tentu saja akan menjadi kenyataan apabila kita sungguh-sungguh beriman dengan diiringi upaya meningkatkan kualitas keimanan kita serta selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah dan amal kebaikan kita.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------